Pukul 10.00 WIT penjemputan delegasi HPI di bandara
Udara sentani Jayapura papua oleh Panitia Pelaksana Rakernas X HPI 2009 untuk
diantar ke hotel Sentani Indah. Pukul 1200, Delegasi makan siang di restaurant sentani Indah
bersama Bapak Firmansyah dan Ibu, Dirjen
Pengembangan Destinasi Pariwisata Indonesia Departemen Kebudayaan dan Pariwisata
RI di Jakarta, selanjutnya beliau melanjutkan perjalanan untuk meninjau desa
wisata Tablanusu Distrik Depapre Kabupaten Jayapura. Pembukaan Rakernas X HPI pukul 1300 di Ruang
Candrawasih Hotel Sentani Indah dihadiri oleh: Bapak Arifin mewakili DPD HPI
Banten, Bapak Yaman Aziz beserta
bendaharnya wakili DPD HPI Lampung, Ibu Henny wakili DPD HPI DKI Jakarta, Bapak
Yoku wakili DPD HPI Papua, Bapak Made Sukadana wakili DPD HPI Bali, Bapak Mudhi
Uddin wakili DPD HPI Yogyakarta, Bapak Yani dan Imron wakili DPD HPI Kalimatan
Tengah, HPI Sulut – Proxy ( surat mandat), HPI Gorontalo- Proxy, HPI Sulteng –
Proxy, HPI Sulsel – Proxy ( udah beli tiket tiba2 batal urusan
guide fee di HPI Sulsel), HPI Sulbar- proxy, HPI Sultra- proxy, HPI Maluku- proxy,
HPI Jatim- proxy, HPI Sumatera Selatan- Proxy HPI Jawa Barat – proxy ( lewat
sms), HPI Aceh-proxy ( lewat SMS), HPI Bangka Belitung- proxy ( lewat sms), HPI
Jambi – proxy ( lewat sms).
DEWAN
PIMPINAN PUSAT HPI hadir:Drs. I Nyoman kandia – Ketua Umum,
Muchlis Anwar Boestam- Ketua Bid Organisasi, Erwan Maulana
– Bendahara,
Hawwid Raden- Sekretaris Jenderal, Arinto Prakoso-
Wakil Sekretaris Jenderal, Drs I Made Sukadana- Korwil Bali , NTT, Kalimantan
DPC HPI
PAPUA YANG HADIR:Kabupaten Pengunungan Bintang, Kota
jayapura, Kabupaten wamena, Kabupaten Biak Numfor,Kabupaten Jayapura. TOTAL PESERTA HADIR: 100 orang
URUTAN
JALANNYA RAPAT KERJA:
Rakernas X HPI dibuka oleh ketua Umum dengan
mengucapkan Puji Syukur kepada Tuhan Yang maha Esa bahwa Rakernas X HPI Papua
2009 bisa terlaksana sesuai dengan janji HPI Papua ketika presentasi di
Rakernas IX HPI Kepri 9-12 Nopember 2008, bahwa HPI Papua akan memfasilitasi
segala akomodasi, transportasi, makan dan tours selama pelaksanaan di papua.
Peserta hanya membeli tiket saja bolak balik dari provinsinya masing-masing.
Ketum menyampaikan bahwa Rakernas X ini akan langsung dipimpin oleh DPP HPI
tidak adanya pemilihan Ketua Sidang karena sudah sesuai dengan AD ART HPI.
Kemudian acara dilanjutkan dengan pembacaan rancangan tata tertib Rakernas oleh
Sekjen terdiri dari tiga bab dan 13
pasal. Peserta yang hadir setuju dengan rancangan tatib dan dijadikan tatib
rakernas X HPI. Progress Report DPP HPI Januari – Nopember 2009, dibacakan oleh
Ketum atas nama DPP HPI. Laporan tentang pelaksanaan Konvensi ke 13 WFTGA 11-16 Januari 2009 di Bali berjalan
dengan sukses yang akhirnya DPP bisa dapat Sharing Profit pelaksanaan dengan
Melali Mice sebesar Rp. 200,000,000 ( Dua Ratus Juta Rupiah). Namun Keuntungan
HPI pusat digunakan untuk membayar hutang oprasional DPP HPI dari tahun 2001,
akhirnya DPP HPI Pusat bulan Nopember 2009 masih mengalami defisit sebesar Rp.
17,000,000 ( Tujuh Belas Juta Rupiah). Dalam kesempatan ini DPP HPI meminta maaf kepada DPD
HPI se –Indonesia Bahwa DPP HPI akan tidak
bisa melaksanakan MUNAS V HPI 2010 sesuai dengan AD/ART HPI karena
ternyata dukungan pelaksanaan MUNAS V HPI baru bisa terealisasi pada bulan Mei
2011. DPP HPI ketika itu menawarkan ke
DPD HPI, bilamana Munas V digelar tahun
2010 harus mencari dana sendiri tanpa dukungan Depbudpar, namun tak satupun DPD
HPI yang hadir mau menyanggupi. Untuk konsolidasi MUNAS V HPI 2011, DPP HPI
mengajukan usulan dilakasanakan Rakernas XI Nopember 2010. Ketika DPD HPI se
Indonesia diberikan hak pandangan pendapat mengenai progress report HPI Pusat,
pada prinsipnya bisa MENERIMA,
walaupun dengan beberapa catatan. Catatan: Setelah Ketua Umum
berdiskusi dengan pengurus DPP HPI Bahwa MUNAS V HPI 15-20 Mei 2011 akan dilaksanakan di Pulau Bali dengan tuan
rumah DPD HPI Bali. Penunjukan ini dilakukan mengingat Bali belum pernah
menjadi tuan rumah untuk kegiatan HPI tingkat Nasional. HPI Pusat yakin bahwa
HPI Bali memiliki Sumbar daya manusia yang banyak dan memudahkan untuk mencari
sponsor dalam melaksanakan kegiatan nasional. Terakhir Bali akan menjadi daya
tarik bagi peserta MUNAS untuk hadir sekalian berlibur. Setelah laporan
Progress report DPP HPI tahun 2009, dilanjutkan dengan Pembahasan
dimasing-masing komisi yaitu Komisi A
membahas masalah Rancangan Peraturan Menbudpar sesuai dengan semangat UU RI
Tentang kepariwisataan Indonesia nomor 10 tahun 2009. Intinya menbudpar agar
memberikan perhatian serius terhadap SDM Pramuwisata Indonesia. Juga dalam
komisi ini dibahas tentang MoU antara
DPP HPI dengan DPD HPI sebagai Panitia Pelaksana dalam setiap even
nasional. Komisi B membahas masalah pendanaan proposal program kerja DPP HPI
tahun 2010. Akhirnya dalam sesuana kekeluargaan Rapat Kerja Nasional V HPI
diselesaikan pukul 1800. Malamnya diisi dengan kegiatan santap malam bersama
bapak Dirjen Pengembangan Destinasi dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Papua,
kadisbudpar Kabupaten Jayapura dan Kabid SDM Dinas Pariwisata Provinsi Bali.
Dalam sambutannya bapak Dirjen sangat senang berada ditengah-tengah Pramuwisata
sebagai ujung tombak destinasi pariwisata. Pak Dirjen menyarankan pentingnya
sertifikasi kompetensi kepada anggota HPI se Indonesia agar lebih profesional.
Ketua umum HPI dalam sambutannya
menyampaikan penghargaan yang sangat tinggi kepada bapak Dirjen atas
kehadiriannya walaupun sangat jauh dari Jakarta. Kehadiran pak Dirjen di
Rakernas HPI Papua menunjukan bahwa Pemerintah menaruh perhatian sangat serius
dengan pramuwisata. Sehabis santap malam diisi dengan nyanyian bersama dan
joged bersama.
SELASA 24
NOPEMBER 2009:
Jam 0800 pagi Pak Dirjen bersama rombongan
meninggalkan Papua bertolak ke Jakarta karena esoknya beliau harus rapat dengan
pendapat dengan Komisi X DPR RI tentang Pariwisata. Pembukaan Rakernas V HPI
dibuka secara resmi oleh Bapak Bupati
Kabupaten Jayapura sebagai donatur pelaksanaan kegiatan. Pembukaan dihadiri
oleh 125 orang lebih dari berbagai unsur Pemerintah, Anak SMK Jayapura,
Kapolres, Kadisbupar prov papua dan Kabupaten/Kota Jayapura, wartawan. Dalam
kesempatan ini Ketum HPI Pusat menyerahkan HPI Awards kepada Bupati Jayapura
atas perhatian beliau terhadap peran penting Pramuwisata. Pembukaan Rakernas V
ditutup dengan makan siang bersama dengan para hadirin yang datang. Setelah
santap siang pukul 1300 , Panitia Pelaksana mengajak peserta Rakernas V untuk
Half Day Tour ke sebuah desa di Danau Sentani. Untuk mecapai desa tersebut
peserta menggunakan Ferry milik Pemkab jayapura. Perjalan selanjutnya
mengunjungi Kota jayapura dan kantor gubernur papua yang terletak di lautan
Pasifik. Sehabis itu makan malam di Hotel Sentani Indah jayapura.
RABU 25
NOPEMBER 2009:
Fullday Tour mengunjungi Perbatasan Indonesia
dengan Papua Nugini disebut dengan WUTUNG. Peserta memiliki pengalaman dan
membeli daging domba diperbatan dua negara berbeda. Selanjutnya peserta
meluncur ke Desa Tablanusa untuk santap siang bersama sekitar 2 jam perjalanan
dengan mobil dari perbatasan. Tablanusu adalah sebuah desa nelayan di lautan
pasifik yang lantai desa dari batu krikil batu krikil berkhasiat untuk
pengobatan. Tempat desa ini ditepi pantai. Perjalan kemudian dilanjutkan ke
sebuah pulau terpencil dengan menggunakan speed boat selama satu jam perjalanan
dengan nama Kampung Bukisi. Rombongan
disambut dengan tarian tradisional oleh Kepala Desa serta diberikan sepasang
poho kelapa kepada rombongan HPI. Agar air laut tidak surut segera rombongan
meninggalkan desa bukisi menuju Tablanusu untuk menikmati secangkir teh. Pukul
1700 peserta udah sampai di Tablanusu selanjutnya di isi dengan penutupan
rakernas V HPI 23-26 Nop 2009 secara resmi oleh Ketum DPP HPI dihadiri oleh
kadisbudpar jayapura. Pukul 1900 rombongan Santap Malam di hotel dilanjutkan
dengan pemilihan tuan rumah Rakernas XI
HPI 26-30 Nopember 2010. Dua DPD HPI bersaing yaitu DPD HPI Lampung dangan DPD
HPI Kalteng. Akhirnya HPI Kalteng ditunjuk sebagai tuan rumah
,Rakernas XI
HPI 2010, di Kota Pangkalann Bunn, Kabupaten kota Waringin Barat, Kalimantan
Tengah setelah melalui proses pemungutan suara. Makan malam diakhiri dengan
nyanyi dan menari bersama.
KAMIS 26
NOPEMBER 2009
Setelah sarapan pagi rombongan meninggalkan Kota
sentani kabupaten jayapura ke rumah masing masing dengan menikmati pengalaman
baru selama di Papua. Demikian notulen Rakernas X HPI 23-26 Nopember 2009 yang sempat ditulis oleh DPP HPI.